Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita Utama · 29 Jun 2026 12:45 WIB ·

PTBA Resmikan NUSA di Pasir Sakti, Perkuat Rehabilitasi Mangrove Berbasis Masyarakat


 PTBA Resmikan NUSA di Pasir Sakti, Perkuat Rehabilitasi Mangrove Berbasis Masyarakat Perbesar

Lampung Timur jalurinformasi.com,- Senin, 29 Juni 2026 PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding BUMN Pertambangan MIND ID, meresmikan NUSA (Nursery Mangrove Unggul Semai Adaptif) di Dusun Pulau Waru, Desa Purworejo, Kecamatan Pasir Sakti, Kabupaten Lampung Timur.

Sustainable Community Development Section Head PTBA, Ajis Purnomo, mengatakan bahwa kehadiran NUSA merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem rehabilitasi mangrove yang berkelanjutan.

“NUSA adalah pusat persemaian mangrove adaptif berbasis pemberdayaan masyarakat yang menghasilkan bibit mangrove berkualitas melalui metode SAM-SAKTI yang dalam prosesnya ini dipimpin oleh Pak Samsudin. Melalui peresmian ini, kami ingin menjamin keberlanjutan rehabilitasi mangrove melalui penyediaan bibit adaptif yang dikelola bersama masyarakat,” jelas Ajis.

Ajis menuturkan, pemilihan Pasir Sakti sebagai lokasi peresmian lantaran wilayah ini telah menjadi contoh praktik terbaik rehabilitasi mangrove hasil kolaborasi PTBA bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) Mutiara Hijau I dan berbagai pemangku kepentingan.

“Pasir Sakti merupakan kawasan yang berhasil mengubah wilayah terdampak abrasi menjadi ekosistem mangrove yang pulih, produktif, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran NUSA semakin memperkuat Pasir Sakti sebagai pusat pembibitan dan pengembangan mangrove dalam ekosistem BA-MAXI (Bukit Asam Mangrove Nexus Initiative),” ungkapnya.

Ketua KTH Mutiara Hijau I, Samsudin, menjelaskan bahwa perjalanan pengembangan persemaian mangrove dimulai sejak awal tahun 2000-an melalui proses belajar secara mandiri dan berbagi pengetahuan dengan berbagai pihak. Berbekal pengalaman tersebut, kelompoknya berhasil mengembangkan teknik pembibitan yang semakin adaptif terhadap kondisi pesisir.

“Saat ini, persemaian disini mampu memproduksi sekitar 500.000 bibit mangrove per tahun, dengan kapasitas tertinggi yang pernah dicapai mencapai 650.000 bibit per tahun. Sebanyak 11 jenis mangrove dibudidayakan di lokasi ini, diantaranya Rhizophora seperti apiculata, stylosa, dan mucronata. Kemudian ada juga mangrove jenis api-api dan Lacang (Bruguiera),” papar Samsudin.

Samsudin mengatakan bahwa salah satu inovasi utama dalam metode SAM-SAKTI ini yaitu system persemaian berbasis mekanisme pasang surut air laut. Menurutnya, melalui metode ini, bibit memperoleh suplai air secara alami tanpa penyiraman manual sehingga lebih adaptif terhadap kondisi lapangan, efisien dalam pemeliharaan, serta menghasilkan bibit yang lebih tangguh ketika ditanam di kawasan rehabilitasi.

Meski demikian, tantangan utama yaitu siapa yang akan membeli bibit mangrove tersebut. Oleh karena itu, kelompoknya secara aktif membangun kemitraan dengan pemerintah, dunia usaha, dan berbagai program rehabilitasi lingkungan agar produksi bibit dapat terserap secara optimal.

PTBA berharap, melalui peresmian NUSA ini kapasitas pembibitan mangrove berbasis masyarakat semakin meningkat dan nantinya dapat mendukung berbagai program rehabilitasi yang dijalankan Perusahaan untuk pesisir di Indonesia.

“Kami berharap NUSA menjadi pusat pembelajaran, inovasi, sekaligus inspirasi bagi kelompok masyarakat lainnya untuk bersama-sama menjaga ekosistem pesisir Indonesia,” tutup Ajis.

—————–oooooo———————

Untuk Informasi lebih lanjut silakan menghubungi:
Eko Prayitno
Corporate Secretary Division Head
PT Bukit Asam (Persero) Tbk
corsec@bukitasam.co.id
www.ptba.co.id

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

PBNU Resmi Sahkan Kepengurusan PCNU Kota Lubuklinggau Masa Khidmat 2026–2031

17 Juli 2026 - 02:08 WIB

Mata Nusantara Siap Gelar Aksi dan Laporkan Temuan BPK OKU Selatan ke Kejati Sumsel, Diskominfo hingga Sejumlah OPD Jadi Sorotan

14 Juli 2026 - 04:46 WIB

Diduga Abaikan Mekanisme Tender, Pengadaan Belanja Jasa Iklan, Reklame, Film dan Pemotretan Rp772 Juta di Diskominfo OKU Selatan Jadi Sorotan

14 Juli 2026 - 03:48 WIB

Air Mata di Balik Bangku Kuliah: Secercah Harapan Kembali Menyala

13 Juli 2026 - 11:41 WIB

Layanan BPJS Kesehatan Jangkau Penduduk Daerah 3T

13 Juli 2026 - 08:27 WIB

Air Mata di Penghujung Semester, 3 Mahasiswi Unisa Terancam Gagal UAS

12 Juli 2026 - 13:47 WIB

Trending di Berita Utama