Menu ✖

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita Utama · 2 Nov 2026 12:26 WIB ·

Pernyataan Sikap Koalisi Pers Sumsel Terkait Kasus Pengeroyokan 2 Jurnalis dan Mahasiswa


 Pernyataan Sikap Koalisi Pers Sumsel Terkait Kasus Pengeroyokan 2 Jurnalis dan Mahasiswa Perbesar

PALEMBANG jalurinformasi.com,- Senin, 2 November 2026, bertempat dikantor PWI Sumsel, Koalisi Pers Sumatera Selatan (Sumsel) resmi menyampaikan pernyataan sikap menyikapi penanganan kasus pengeroyokan yang menimpa dua jurnalis dan mahasiswa di depan markas Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel.

Pernyataan sikap tersebut dibacakan langsung oleh Koordinator Koalisi Pers Sumsel, Ardhy Fitriansyah, dengan didampingi oleh sejumlah tokoh pers dan pimpinan organisasi media di Sumsel. Di antaranya yakni Ketua AJI Palembang RM Resha A Usman, Pemred Sriwijaya Post – Tribun Sumsel Prawira Maulana, Ketua DK PWI Sumsel Oktaf Riady, Pengurus PWI Sumsel Anwar Rasuan, Ketua SMSI Sumsel Jon Heri, serta Pemred PalTV Firman Hidayat.

Atas hasil pertemuan tertanggal 2 November 2026, Koalisi Pers Sumsel menyampaikan 6 poin tuntutan utama:

1. Transparansi Pemeriksaan Internal: Mengimbau dan meminta transparansi atas hasil pemeriksaan terhadap Irwasda Polda Sumsel.
2. Transparansi Organisasi di TKP: Meminta transparansi hasil pemeriksaan terhadap dua organisasi yang berada di lokasi kejadian (TKP) saat peristiwa berlangsung.
3. Soroti Keseriusan Penanganan Pelaku: Menilai Polda Sumsel tidak serius atau terkesan “ulur-ulur waktu” (meredcard) dalam menangani kasus pengeroyokan dua jurnalis dan mahasiswa di depan Polda Sumsel, mengingat hingga saat ini belum ada konferensi pers resmi terkait penangkapan para pelaku.
4. Soroti Penanganan Korban Penganiayaan Oknum: Mengkritik penanganan kasus pemukulan yang dialami salah satu korban oleh oknum kepolisian yang juga dinilai tidak serius, padahal pelaku merupakan anggota Polda Sumsel sendiri.
5. Pembentukan Tim Investigasi Independen: Meminta Dewan Pers dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) untuk segera membentuk tim investigasi terkait kasus pemukulan dua jurnalis di Palembang.
6. Aksi Lanjutan: Koalisi Pers Sumsel menyatakan akan menggelar aksi massa lanjutan pada 11 November 2026 mendatang dengan mengerahkan jurnalis se-Sumsel.

Atas nama Koalisi Pers Sumsel Bersatu, Koordinator Koalisi Pers Sumsel, Ardhy Fitriansyah. (Iman Santoso/rls)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

KALAPAS NARKOTIKA MUARA BELITI IKUTI PENGUATAN TUGAS DAN FUNGSI PENGAMANAN

2 November 2026 - 08:37 WIB

Kalapas Narkotika Muara Beliti Ikuti Rapat Koordinasi Persiapan Pengadaan Bahan Makanan Warga Binaan Tahun 2027

2 November 2026 - 08:31 WIB

Delapan Organisasi Konstituen DP Sependapat, HPN Milik Semua Insan Pers Bukan Untuk Organisasi Pers Tertentu

1 November 2026 - 11:52 WIB

Herman Deru: Di Setiap Pengurus SMSI Sumsel Ada “Gen Media”

30 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Lapas Narkotika Muara Beliti dan DPC Srikandi Jaga Desa Musi Rawas Selaraskan Program Pemberdayaan Perempuan

30 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Walikota Lubuk Linggau Lantik Pj Sekda dan 59 Pejabat

30 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Trending di Berita Utama