Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita Utama · 10 Apr 2026 16:09 WIB ·

Didukung Widia Ningsih, Proyek Jembatan Air Lawai Senilai Rp18 Miliar Ditarget Rampung 5 Bulan


 Didukung Widia Ningsih, Proyek Jembatan Air Lawai Senilai Rp18 Miliar Ditarget Rampung 5 Bulan Perbesar

LAHAT jalurinformasi.com,- Jembatan Air Lawai yang ambruk beberapa waktu lalu berlokasi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di Desa Muara Lawai Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat. Kini resmi dimulai bangun kembali.

Pembangunan kembali jembatan Air Lawai tersebut dimulai dengan peletakan batu pertama secara langsung oleh Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru di lokasi jembatan itu. Jumat (10/04) pagi.

Pembangunan kembali jembatan air laut B dilaksanakan oleh Tim Percepatan Pembangunan Kembali Jembatan Air Lawai B (TPPJAL) bersama MK- PT. DKonsindo CM & Kontrraktor EPC PT Sang Bima Ratu.

Selain Gubernur Sumsel, Dr H Herman Deru yang dihadiri Ketua DPRD Sumsel beserta Anggota DPRD Sumsel Dapil 7, Wakil Bupati Lahat Widiah Ningsih SH MH dan Ketua TPPJAL Leman C.

Tampak pula Asisten 1 Pemprov Sumsel, Staf ahli Bupati Muara Enim, Sekda Lahat, Forkompinda Lahat, Wakapolres Lahat, Anggota DPRD Lahat, Ketua BPPJN Sumsel dan Kepala OPD Lahat, Kapolsek Merapi dan Danramil Merapi serta para Kepala Desa Se-Merapi Area.

Ketua Asosiasi Transportir Seganti Setungguan, Fredy Fyet melaporkan pihak TPPJAL telah melaksanakan persiapan teknis dan administrasi semaksimal mungkin.

“Kami telah cari Manajemen Kontruksi (MK) lalu tender dimenangkan PT Sang Bima Ratu. Semuanya kami kerjakan sesuai dengan motto Pak Leman. Yakni Kalau bisa detik ini, kerjakanlah sekarang dan kenapa harus dikerjakan nanti,” tegas Fredy.

Sementara itu, Wabup ketika menyampaikan sambutan, menerangkan bahwa usia jembatan air Lawai ini memang sudah tua dan ditambah lagi adanya peristiwa ambruk beberapa waktu lalu. Maka suda semestinya harus dibangun.

“Dan kita menginginkan jembatan ini cepat diselesaikan sesuai dengan jadwal dan anggaran yang telah disiapkan pihak TPPJAL bekerjasama dengan pihak perusahaan swasta,” jelasnya.

Wabup juga berharap Semoga pembangunan sesuai dengan standar ditetapkan oleh Dinas Pekerjaan Umum. Sehingga tidak ada lagi masalah kedepannya.

“Laporan dari pihak TPPJAL, dana yang dipakai sekitar 18 Milyar rupiah dengan waktu pekerjaan lebih kurang 4 hingga 5 bulan,” beber Wabup.

Sementara itu Gubernur Sumsel mengungkapkan, mutu pembuangan jembatan ini standar sesuai ketentuan dan dengan harapan tepat waktu pekerjaan yang telah ditentukan. Bisa segera dilalui.

“Selain jembatan, ruas jalan lintas Lahat Muara Enim kurang lebih 40 KM saat ini sudah terlihat berlubang. Kami minta nanti ke pihak Pemerintah Pusat secara khusus jalannya jangan bergelumbang,” tambah Gubernur.

Dikanjutkan Gubernur, pembangunan jembatan ini suatu kesempatan yang baik untuk masyarakat Sumsel khususnya Lahat. Dan, pekerjaan ini butuh pengertian baik pengguna jalan arus lalu lintas sedikit terhambat.

“Minta kepada kontraktor untuk pasang rambu rambu dengan jelas agar pengendara tidak terjebak macet,” tegas Gubernur.

Pembangunan jembatan ini, terang Gubernur, tidak sumber APBN dan APBD, nah diluar itu sebagai kekuatan bersama para pelaku usaha bahwa setiap perusahaan ada kewajiban CSR berupa perhatian terhadap kebutuhan masyarakat jalan dan lainnya.

“Kami ucapakan terima kasih kepada para pengusaha yang telah gotong royong mengumpulkan dana pembangunan jembatan ini,* ujar Gubernur

Dirinya mengapresiasi Pemkab Lahat dan para pengusaha batubara telah melaksanakan pembangunan jembatan ini.

“Bismillahirrahmanirrahim pembangunan jembatan Air Lawai B yang diselenggarakan pembangunan oleh para pengusaha dan diawasi oleh pihak Dinas PU dengan ini dimulai,” ucap Gubernur saat peletakan Batu Pertama pembangunan jembatan. (Iman Santoso)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

BPK Bongkar Dugaan Pelanggaran Pengadaan di Pemkab OKU Selatan, Mata Nusantara Siap Laporkan ke Kejati Sumsel

24 Juli 2026 - 08:53 WIB

Kejari OKI Pastikan Kasus Dugaan Korupsi RSUD Kayuagung Terus Berlanjut

24 Juli 2026 - 06:02 WIB

Lahir Dari Keluarga Sederhana, Putri OKU Selatan Nabila Wulandari Resmi Menjadi Perwira TNI

22 Juli 2026 - 10:54 WIB

PBNU Resmi Sahkan Kepengurusan PCNU Kota Lubuklinggau Masa Khidmat 2026–2031

17 Juli 2026 - 02:08 WIB

Mata Nusantara Siap Gelar Aksi dan Laporkan Temuan BPK OKU Selatan ke Kejati Sumsel, Diskominfo hingga Sejumlah OPD Jadi Sorotan

14 Juli 2026 - 04:46 WIB

Diduga Abaikan Mekanisme Tender, Pengadaan Belanja Jasa Iklan, Reklame, Film dan Pemotretan Rp772 Juta di Diskominfo OKU Selatan Jadi Sorotan

14 Juli 2026 - 03:48 WIB

Trending di Berita Utama