OKI jalurinformasi.com,- Kamis, 15 Oktober 2026 – Memaknai semangat Hari Kesaktian Pancasila, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Sumatera Selatan. Melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Palembang, PLN menerjunkan Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) untuk melakukan perbaikan titik panas (hotspot) pada klem Bus B Penghantar Gumawang 2 Fasa R di Gardu Induk (GI) 150 kV Kayuagung. Pekerjaan tersebut dilaksanakan tanpa pemadaman sehingga kontinuitas penyaluran listrik tetap terjaga.
Pemeliharaan ini merupakan langkah preventif PLN untuk mengantisipasi potensi gangguan akibat peningkatan suhu yang tidak normal pada sambungan peralatan transmisi. Dengan metode PDKB, perbaikan dapat dilakukan saat instalasi tetap bertegangan sehingga potensi gangguan dapat ditangani tanpa menghentikan penyaluran listrik pada jaringan yang dikerjakan.
General Manager PLN UIP3B Sumatera, Elvanto Yanuar Ikhsan, menyampaikan bahwa pemeliharaan tanpa padam tersebut mencerminkan semangat pengabdian dan gotong royong yang menjadi bagian dari nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, menjaga keandalan listrik merupakan bentuk kontribusi nyata PLN dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pembangunan nasional.
“Semangat Hari Kesaktian Pancasila mengingatkan kita akan pentingnya persatuan, gotong royong, dan pengabdian kepada bangsa. Bagi PLN, nilai-nilai tersebut diwujudkan melalui kerja nyata dalam menjaga keandalan listrik. Dedikasi Tim PDKB UPT Palembang menjadi bukti bahwa dengan kompetensi, kolaborasi, dan komitmen terhadap keselamatan, pemeliharaan dapat dilakukan tanpa menghentikan penyaluran listrik kepada masyarakat,” ujar Elvanto.
Elvanto menambahkan bahwa PLN UIP3B Sumatera terus mengoptimalkan pemeliharaan preventif dan berbasis kondisi peralatan, meningkatkan kompetensi personel, serta memperkuat penerapan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk meminimalkan risiko gangguan pada sistem transmisi.
“Keandalan listrik tidak hanya ditentukan oleh kesiapan infrastruktur, tetapi juga oleh profesionalisme insan PLN yang bekerja di baliknya. Karena itu, kami terus mendorong inovasi metode kerja dan penguatan budaya keselamatan agar setiap pekerjaan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Manager PLN UPT Palembang, Hasbullah, menjelaskan bahwa perbaikan hotspot di GI 150 kV Kayuagung dilakukan sebagai tindak lanjut atas kondisi peralatan yang memerlukan penanganan untuk mencegah potensi gangguan lebih lanjut.
“Melalui metode PDKB, tim dapat melakukan perbaikan secara langsung tanpa perlu melakukan pemadaman. Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan oleh personel berkompeten dengan mengutamakan prosedur keselamatan kerja. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk memastikan sistem transmisi tetap beroperasi secara optimal,” jelas Hasbullah.
Menurut Hasbullah, keberhasilan pelaksanaan pekerjaan tersebut tidak terlepas dari koordinasi antarpersonel, kesiapan peralatan, serta kedisiplinan dalam menerapkan standar operasional dan keselamatan kerja.
“Semangat gotong royong yang menjadi nilai luhur Pancasila juga tercermin dalam setiap pekerjaan kami. Melalui kerja sama dan tanggung jawab seluruh personel, kami berupaya memastikan setiap potensi gangguan dapat ditangani secara cepat, tepat, dan aman,” tambahnya.
Pemeliharaan tanpa padam ini sekaligus menjadi bagian dari upaya PLN dalam menjaga kontinuitas penyaluran listrik yang mendukung berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari rumah tangga, pendidikan, pelayanan publik, hingga kegiatan perekonomian.
Melalui semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIP3B Sumatera berkomitmen untuk terus menghadirkan sistem kelistrikan yang andal dan aman melalui penguatan infrastruktur, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta kolaborasi berkelanjutan. Langkah ini menjadi wujud pengabdian PLN dalam menjaga ketersediaan energi listrik sebagai salah satu penggerak pembangunan Indonesia. (Rls)













