Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita Utama · 14 Jun 2026 03:19 WIB ·

Semarak HUT Ke-66 Taman Siswa Sungai Gerong: Ajang Reuni Lintas Generasi Yang Penuh Haru Dan Sarat Makna


 Semarak HUT Ke-66 Taman Siswa Sungai Gerong: Ajang Reuni Lintas Generasi Yang Penuh Haru Dan Sarat Makna Perbesar

SUNGAI GERONG jalurinformasi.com, — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Taman Siswa Sungai Gerong yang diselenggarakan di SD Taman Siswa 1, Kampung Bali, berlangsung meriah dan penuh kehangatan pada Minggu (13/5). Lebih dari sekadar perayaan, acara ini sukses menjadi ajang reuni akbar yang mempertemukan kembali keluarga besar Taman Siswa lintas generasi.

Ketua Panitia Pelaksana, Mulyani Fatah, mengungkapkan bahwa kemeriahan acara tersebut dihadiri oleh sekitar 700 orang. Peserta yang hadir berasal dari berbagai kalangan, mulai dari alumni angkatan 60-an hingga lulusan terbaru, para pensiunan guru, pamong (guru) yang masih aktif, siswa, hingga para wali murid.
Bagi Mulyani yang juga merupakan alumni era 60-an, momen peringatan ini terasa sangat mengharukan. Pasalnya, acara ini menjadi jembatan silaturahmi antara murid dan sosok-sosok pahlawan tanpa tanda jasa di masa lalu mereka.
“Kami sangat terharu dan bersyukur masih dapat bertemu dengan para guru kami. Bahkan, sosok seperti Pak Sueb yang kini sudah berusia 92 tahun masih bisa hadir di tengah-tengah kami,” ungkap Mulyani. Selain Pak Sueb, beberapa mantan pamong yang turut hadir bernostalgia antara lain Ibu Nur, Bapak Landung, dan Bapak Slamet.

 

Ajang Menumbuhkan Kepedulian Alumni

 

Sejumlah tokoh turut memberikan sambutan dalam acara ini. Mewakili para alumni, hadir Kompol Dedi Rahmat Hidayat yang saat ini menjabat sebagai Kapolsek Seberang Ulu II.
“Bagi saya, SD Taman Siswa 1 ini merupakan kenangan terindah yang telah meletakkan fondasi penting dalam kehidupan,” kata Dedi.

Dalam sambutannya, Dedi bercerita mengenai pengalamannya di masa sekolah, ketika ia pernah dicubit oleh sang guru hingga meninggalkan bekas biru. Alih-alih menaruh dendam, ia justru merasa bersyukur. Menurutnya, teguran tersebut merupakan bentuk pendidikan kedisiplinan yang lazim diterapkan pada masa itu.
“Cubitan guru itu adalah wujud rasa sayang yang justru menjadi motivasi dan kontrol bagi saya, sehingga saya bisa menyadari kesalahan dan terpacu untuk lebih giat belajar. Hasilnya, alhamdulillah hari ini saya dapat menduduki posisi seperti sekarang,” ujar Dedi seraya menambahkan, Dirinya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada guru-guru yang telah memberikan pendidikan terbaik bagi kami.” ucap Dedi.

Sementara itu, sambutan mewakili wali murid dan tamu undangan disampaikan oleh Kepala Desa Kampung Bali, Vhanji Kumbara, S.Pd., yang sejatinya juga merupakan alumni sekolah tersebut. Acara ini turut dihadiri oleh tamu undangan lainnya, seperti Kepala SMP Patra Mandiri 02 Sungai Gerong, Konsultan Pendidikan Purwiyono, serta Ketua Komite SD Taman Siswa, Aris.
Mulyani menegaskan bahwa tujuan utama peringatan ini bukan sekadar ajang romantisasi masa lalu. Lebih dari itu, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali semangat dan kepedulian para alumni terhadap almamater yang telah banyak mencetak SDM berprestasi.

Hal senada diungkapkan oleh Kepala SD Taman Siswa 1, Bambang Sulistiyo (76). Ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh alumni dan pihak-pihak yang terus menaruh kepedulian terhadap perkembangan sekolah.
“Saya sudah puluhan tahun mengajar di SD Taman Siswa ini. Harapan saya, agar sekolah ini dapat terus bertahan dan berkembang dengan baik, sejalan dengan cita-cita luhur Ki Hajar Dewantara,” tutur Bambang.

Dimeriahkan Sentuhan Seniman dan Budayawan

Kemeriahan dan kesuksesan acara ini juga tidak lepas dari “tangan dingin” Isnayanti Syafrida selaku Seksi Acara. Ia sukses menggandeng sejumlah tokoh budaya dan seniman Palembang untuk memberikan sentuhan seni yang memperkaya suasana, di antaranya Vebri Al Lintani, Imansyah, serta perupa Marta Asrawinata dan Yus Sudarson. Kehadiran mereka memberikan nuansa kebudayaan yang lebih hidup pada perayaan tersebut.

Berbagai kegiatan menarik turut mewarnai jalannya peringatan, mulai dari lomba melukis on the spot yang diikuti oleh para siswa, hingga lomba kostum unik yang disambut antusias oleh para alumni. Sebagai puncak acara, dilakukan penyerahan lukisan bertema “Kepompong dan Kupu-kupu” karya pelukis Marta Asrawinata. Menariknya, karya seni ini merupakan hasil penyempurnaan dari coretan kuas para tamu undangan yang mereka torehkan saat mengisi daftar hadir di awal acara.
“Lukisan transformasi dari kepompong menjadi kupu-kupu ini merupakan refleksi dari proses persahabatan yang indah dan abadi,” pungkas Marta, memberikan makna filosofis yang mendalam sebagai penutup rangkaian acara. (Iman Santoso/rls)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

Baca Lainnya

Kapolsek Seberang Ulu 2 Palembang Pimpin Upacara Bendera di SMP Patra Mandiri 02

10 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Terkait 53 Ton Pasir Timah, Satlap Tricakti: Penegakan Hukum Tetap Berjalan Tanpa Halangan

7 Agustus 2026 - 06:02 WIB

PWI Sumsel Resmi Tunjuk Ishak Nasroni Jadi Plt Ketua PWI OKU Selatan, Konferkap IV Segera Digelar

6 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Operasional PKS PT. Aburahmi Batal Ditutup, Ini Alasannya

6 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Polsri Juara Umum PORSENI XV, Raih 60 Medali dan Ukir Gelar Keenam

6 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Proyek Pembangunan Rumdin Bupati dan Pembangunan Tiang Pancang Mess Gedung Serbaguna Jadi Sorotan

6 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Trending di Berita Utama