JAKARTA jalurinformasi.com,- Bertempat di Ball Room Novotel Lantai 5 Mangga Dua Square Jakarta, Jumat pagi (6/11/2026), Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Bambang Dwi Djanuarto, menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme tinggi di sektor hulu migas. Hal ini disampaikannya dihadapan para jurnalis yang tergabung dalam FJM Sumsel kegiatan Media Gathering dengan mengusung tema “Jurnalis Bersama Hulu Migas, Transparansi Untuk Negeri”.
“Salah satu faktor pendukung utama (enabler) untuk mencapai target industri hulu migas adalah proses yang berkelanjutan dengan prinsip keteladanan (leading by example). SKK Migas terus berupaya membentuk insan hulu migas yang memegang teguh nilai organisasi yang terangkum dalam komitmen PRUDENT (Profesional, Responsive, Unity, Diversity, Decisive, Ethic, Nation-Focused, dan Transforming),”ungkap Bambang.
Lanjut Bambang mengatakan, Dalam upaya mencari terobosan dan kecepatan, kita tidak perlu takut melangkah selama tidak ada niat jahat atau mens rea. selalu berpegang teguh pada nilai PRUDENT dan pakta integritas. “Mari kita tingkatkan dan jaga integritas pada diri kita masing-masing,”ucap Bambang.
Menurut Bambang, integritas memiliki makna kesesuaian antara komitmen dan tindakan nyata. Hal inilah yang menjadi pondasi utama dalam membangun kepercayaan public, baik secara individu maupun institusional. Dengan adanya kepercayaan tersebut, dukungan terhadap kelancaran operasional hulu migas akan mengalir dengan sendirinya.
“Dirinya mengajak para insan pers yang tergabung dalam FJM Sumsel untuk terus mengawal industri ini dengan tulisan yang berintegritas. Dan berharap rekan-rekan pers yang tergabung dalam FJM Sumsel khususnya di wilayah Sumbagsel, dapat terus menjaga integritas. Dengan menjadi insan pers yang jujur dan berintegritas, insya Allah segala pekerjaan kita akan diberi kemudahan,”ajak Bambang.
Di akhir paparannya, Bambang mengingatkan seluruh ekosistem hulu migas dan media untuk secara ketat menerapkan prinsip anti-korupsi lewat gerakan 5 No’s, yakni, No Bribery (Tidak boleh ada suap-menyuap, sogok, maupun pemerasan), No Kickback (Tidak boleh menerima atau memberikan komisi atau hadiah yang tidak wajar), No Gift (Tidak boleh menerima hadiah atau pemberian dalam bentuk apa pun yang melanggar aturan), No Luxurious Hospitality (Tidak boleh menerima atau memberikan layanan maupun fasilitas mewah yang berlebihan), No Conflict of Interest (Menghindari situasi di mana kepentingan pribadi, keluarga, atau kelompok dapat memengaruhi objektivitas dalam menjalankan tugas dan wewenang).
“Melalui sinergi yang transparan dan bersih antara SKK Migas dan FJM Sumsel, diharapkan ketahanan energi nasional dapat tercapai demi kemakmuran negeri,”pungkasnya. (Iman Santoso)













