LUBUK LINGGAU jalurinformasi.com,- Seguntang.com — Pelaksanaan turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Silampari Cup I yang diselenggarakan oleh IESPA Kota Lubuklinggau menuai kekecewaan dari salah satu peserta. Eko Setiawan, selaku coach tim FAK-FAK dan Fellin Hunter, mempertanyakan pelaksanaan pertandingan yang dinilai perlu mendapat penjelasan dari pihak panitia.
Turnamen tersebut berlangsung di Cinema Hall Pemerintah Kota Lubuklinggau, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Lubuklinggau.
Eko Setiawan menjelaskan, pada Jumat, 16 Oktober 2026, tim FAK-FAK berhadapan dengan tim MAN 2 dan berhasil meraih kemenangan. Namun, menurut keterangannya, pada babak delapan besar yang berlangsung Sabtu, 17 Oktober 2026, tim lainnya yang berada di bawah binaannya, yakni Fellin Hunter, harus menghadapi tim Quantum.
Eko menilai terdapat persoalan yang perlu diklarifikasi terkait pertemuan tim tersebut dengan tim yang disebutnya memiliki pemain yang sama dengan lawan yang telah dihadapi tim FAK-FAK pada pertandingan sebelumnya.
“Kami sangat kecewa dengan pelaksanaan turnamen ini. Kami menduga panitia kurang profesional dalam menyelenggarakan event tersebut. Persoalan ini akan kami tindak lanjuti agar mendapatkan kejelasan,” ujar Eko Setiawan bersama timnya.
Ia juga mengingatkan bahwa penyelenggaraan kegiatan yang membawa nama Kota Lubuklinggau seharusnya dilakukan secara profesional, transparan, dan menjunjung tinggi prinsip sportivitas.
“Eko Setiawan menilai kejadian seperti ini seharusnya tidak perlu terjadi karena dapat berdampak kurang baik terhadap citra Pemerintah Kota Lubuklinggau, mengingat turnamen ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-25 Kota Lubuklinggau,” tegasnya.
Menurutnya, setiap turnamen olahraga elektronik atau esports perlu memiliki aturan pertandingan yang jelas, mekanisme kompetisi yang transparan, serta pengawasan yang baik agar seluruh peserta memperoleh perlakuan yang adil.
Panitia Belum Memberikan Tanggapan
Untuk memperoleh klarifikasi dan menjaga keberimbangan pemberitaan, awak media telah berupaya menghubungi pihak panitia melalui nomor kontak yang tercantum pada undangan kegiatan.
Namun, hingga berita ini disusun, pihak yang dihubungi, berinisial D, belum memberikan tanggapan atas pertanyaan awak media mengenai persoalan yang disampaikan oleh Eko Setiawan. Upaya konfirmasi telah dilakukan melalui panggilan telepon maupun pesan WhatsApp.
Dengan belum adanya jawaban tersebut, penjelasan mengenai kronologi pertandingan, mekanisme penentuan lawan pada babak delapan besar, serta ketentuan teknis yang diterapkan dalam turnamen masih perlu diklarifikasi langsung kepada pihak penyelenggara.
Redaksi Seguntang.com membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi panitia MLBB Silampari Cup I maupun pihak terkait agar persoalan ini dapat dijelaskan secara terbuka dan berimbang. (Rls)













