Menu ✖

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita Utama · 10 Jun 2026 04:09 WIB ·

Akibat Rimbunnya Rerumputan, Masyarakat Lubuk Besar – Kecamatan Jayaloka Keluhkan Penyempitan Badan Jalan


 Akibat Rimbunnya Rerumputan, Masyarakat Lubuk Besar – Kecamatan Jayaloka Keluhkan Penyempitan Badan Jalan Perbesar

*Masyarakat Minta Pemkab Turun kelapangan

MUSI RAWAS jalurinformasi.com,- Keluhan demi keluhan terus disuarakan oleh para pengguna jalan yang melintasi kawasan Lubuk Besar sampai Kecamatan Jayaloka Kabupaten Musi Rawas. Pasalnya, jalur yang menjadi urat nadi aktivitas warga tersebut kini mengalami penyempitan parah akibat rimbunnya rerumputan dan tanaman liar yang dibiarkan tumbuh tak terkendali di sepanjang bahu jalan.
​Berdasarkan pantauan di lokasi, tanaman liar tersebut telah memakan badan jalan bervariasi antara 0,5 hingga mencapai 1 meter. Kondisi ini otomatis memangkas lebar jalan utama dan memaksa kendaraan untuk lebih bergeser ke tengah, mengancam Keselamatan pengendara Roda 2 dan Roda 4
​Pengendara R kerap kali harus memperlambat laju kendaraan secara mendadak atau bahkan mengalah hingga berhenti saat berpapasan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan.
​Sementara itu, bagi pengendara sepeda motor, risikonya jauh lebih besar. Selain ruang gerak yang semakin sempit, rimbunnya tanaman juga menutup jarak pandang (blind spot), terutama di area tikungan. Jalur yang menyempit ini rawan memicu senggolan antar-kendaraan atau memaksa pengendara motor terjatuh karena terperosok ke semak-semak saat berusaha menghindari kendaraan besar.
​”Kalau malam lebih ngeri lagi karena minim penerangan. Kita sering kaget tiba-tiba ada motor dari depan karena jalannya menyempit kemakan rumput. Kalau tidak gesit menghindar, bisa tabrakan adu kambing,” ujar Roichan Salah Satu Pengendara, yang kerap melintas, saat dimintai komentarnya, Rabu (9/6/26)
​

Warga Desak Pemerintah Segera Turun Tangan.
​

Masyarakat menilai pembiaran ini terkesan mengabaikan keselamatan publik. Hingga berita ini diturunkan, belum ada upaya pembersihan secara menyeluruh dari instansi terkait.
​Warga dan para pengguna jalan sangat berharap Pemerintah Daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) atau Dinas Lingkungan Hidup segera turun ke lapangan untuk melakukan pembabatan tanaman liar tersebut sebelum memakan korban jiwa. (Iman Santoso)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

Bambang Dwi Djanuarto Mengajak FJM Sumsel Untuk Terus Mengawal Industri Hulu Migas Dengan Tulisan Yang Berintegritas

6 November 2026 - 16:49 WIB

Berjibaku Bantu Atasi Kabut Asap, PEP Adera 24 Kali Terjun Padamkan Karhutla di PALI dan Muara Enim

6 November 2026 - 09:04 WIB

Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM

6 November 2026 - 09:01 WIB

Perkuat Akses dan Ekonomi Desa, Medco E&P Grissik Ltd. Bersama Masyarakat Perbaiki Jalan Sukamaju

6 November 2026 - 06:01 WIB

FJM Sumsel Kunjungi Kantor Pusat SKK Migas di Jakarta

6 November 2026 - 03:57 WIB

Delapan Mantan Pejabat BRI Terdakwa Korupsi Tidak Ditahan Alasan Sakit

4 November 2026 - 11:52 WIB

Trending di Berita Utama