*Masyarakat Minta Pemkab Turun kelapangan
MUSI RAWAS jalurinformasi.com,- Keluhan demi keluhan terus disuarakan oleh para pengguna jalan yang melintasi kawasan Lubuk Besar sampai Kecamatan Jayaloka Kabupaten Musi Rawas. Pasalnya, jalur yang menjadi urat nadi aktivitas warga tersebut kini mengalami penyempitan parah akibat rimbunnya rerumputan dan tanaman liar yang dibiarkan tumbuh tak terkendali di sepanjang bahu jalan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, tanaman liar tersebut telah memakan badan jalan bervariasi antara 0,5 hingga mencapai 1 meter. Kondisi ini otomatis memangkas lebar jalan utama dan memaksa kendaraan untuk lebih bergeser ke tengah, mengancam Keselamatan pengendara Roda 2 dan Roda 4
Pengendara R kerap kali harus memperlambat laju kendaraan secara mendadak atau bahkan mengalah hingga berhenti saat berpapasan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan.
Sementara itu, bagi pengendara sepeda motor, risikonya jauh lebih besar. Selain ruang gerak yang semakin sempit, rimbunnya tanaman juga menutup jarak pandang (blind spot), terutama di area tikungan. Jalur yang menyempit ini rawan memicu senggolan antar-kendaraan atau memaksa pengendara motor terjatuh karena terperosok ke semak-semak saat berusaha menghindari kendaraan besar.
”Kalau malam lebih ngeri lagi karena minim penerangan. Kita sering kaget tiba-tiba ada motor dari depan karena jalannya menyempit kemakan rumput. Kalau tidak gesit menghindar, bisa tabrakan adu kambing,” ujar Roichan Salah Satu Pengendara, yang kerap melintas, saat dimintai komentarnya, Rabu (9/6/26)
Warga Desak Pemerintah Segera Turun Tangan.
Masyarakat menilai pembiaran ini terkesan mengabaikan keselamatan publik. Hingga berita ini diturunkan, belum ada upaya pembersihan secara menyeluruh dari instansi terkait.
Warga dan para pengguna jalan sangat berharap Pemerintah Daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) atau Dinas Lingkungan Hidup segera turun ke lapangan untuk melakukan pembabatan tanaman liar tersebut sebelum memakan korban jiwa. (Iman Santoso)












