MUSI RAWAS jalurinformasi.com,- Pasca membeludaknya pengunjung yang datang ke objek wisata Danau Aur yang berlokasi di Desa Sumber Jaya Kecamatan Sumber Harta Kabupaten Musi Rawas saat idul fitri 1445 H beberapa hari yang lalu, selain permasalahan sampah yang hampir setiap tahun terjadi, ada permasalahan baru yakni banyaknya fasilitas fasilitas pendukung yang mengalami kerusakan dan harus diperbaiki, seperti yang sekarang sudah kita perbaiki secara cepat adalah banyak pipa pipa air yang pecah, kran mushola dan toilet untuk difabel banyak yang lepas itu semua akibat ketidaktahuan pengunjung dalam menggunakan fasilitas yang ada. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Musi Rawas H Fetbon Taufik Hidayat, ST,M.Si saat diwawancarai wartawan ini di ruang kerjanya, Jum’at (18/04/24).
Lanjut Fetbon mengatakan, Selain itu juga ada dibeberapa tempat jalur pejalan kaki atau pedestrian banyak lantai yang lepas diakibatkan seringnya lalu lalang kendaraan bermotor dari para pedagang dan pengusaha kapal untuk membawa bahan dagangan jalur yang seharusnya diperuntukkan untuk pejalan kaki tapi dilewati kendaraan bermotor,
” Alhamdulillah permasalahan itu sudah kita tindak lanjuti dengan memanggil pihak rekanan dan konsultan pengawas kemaren (Jumat, 18/04/24) untuk segera diperbaiki karena masa pemeliharaan belum habis jadi masih tanggung jawab pihak rekanan untuk melakukan perbaikan,”ungkap Fetbon sapaan akrabnya.
Lebih lanjut Fetbon mengatakan, Seperti WPC untuk jalur pejalan kaki banyak yang lepas, sepengetahuan kami dulu barang tersebut mereka harus pesan dulu, matrial atau bahannya mereka beli di Jakart, jadi membutuhkan waktu untuk perbaikan.
” Sedangkan untuk Boardwalk akibat padatnya antusias pengunjung yang ingin fhoto selfie diatas boardwalk sampai dijaga oleh 2 petugas dari pihak Pol PP dan 1 petugas pariwisata. Ada 1 titik lantai ketika dicek oleh petugas, pipa hollo pengganjal lantai ada yang bergeser sehinga mengakibatkan lantai tidak ada tumpuan mengakibatkan papan lantai hampir patah dan akan segera diperbaiki,”jelas Fetbon seraya menambahkan, Untuk itu kami dari Disbudpar menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat pengunjung wisata, andaikan dalam beberapa hari ini ada ketidaknyamanan,”pungkasnya. (Iman Santoso)












