Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita Utama · 7 Agu 2024 12:39 WIB ·

Bukit Asam (PTBA) Kembangkan Program Eco Agrotomation Lewat Sentra Ilmu


 Bukit Asam (PTBA) Kembangkan Program Eco Agrotomation Lewat Sentra Ilmu Perbesar

TANJUNG ENIM jalurinformasi.com,- PT Bukit Asam Tbk (PTBA) terus mengembangkan program Eco Agrotomation melalui pembentukan pusat pembelajaran kolektif, yakni Sentra Ilmu Eco Agrotomation.

Eco Agrotomation merupakan inovasi sosial PTBA yang mendorong budidaya tanaman berbasis otomasi ramah lingkungan untuk mendukung program penghijauan dan reklamasi di wilayah PTBA maupun perusahaan lainnya.

Salah satu kegiatan yang telah diselenggarakan adalah Sharing Competency Usaha Mikro & Kecil (UMK). Muhammad Zailani, Local Hero dari Desa Tanjung Karangan, menjadi narasumber dalam Sharing Competency UMK di Learning Center PT Bukit Asam Tbk, Tanjung Enim, Jumat (12/7/2024). Pada kesempatan tersebut, Zailani membagikan pengalamannya mengelola program Eco Agrotomation.

Ayu Ruslan, salah satu peserta kegiatan, mengaku mendapat pengetahuan baru mengenai pembibitan berkat acara Sharing Competency UMK ini. Ia juga termotivasi oleh keberhasilan Zailani yang berhasil memberdayakan para mantan pekerja Pertambangan Tanpa Izin (PETI) untuk menjalankan usaha pembibitan.

“Mengesankan bagi saya, Bapak Zailani dan terobosannya dengan Bukit Asam memotivasi saya untuk berkembang lebih baik, terutama mengajak warga lain. Tanjung Agung merupakan salah satu wilayah maraknya penambangan tanpa izin, jadi dengan program Pak Zailani ada perubahan yang sangat berarti,” ujarnya.

Dalam program Eco Agrotomation, Zailani bekerja sama dengan PTBA memberdayakan petani untuk melakukan pembibitan memanfaatkan sistem otomasi. Dengan sistem otomasi tersebut, para petani bisa lebih mudah memantau dan mengelola tanamannya melalui dashboard monitor. Sumber energi untuk sistem otomasi ini pun berbasis energi terbarukan, yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Bibit tanaman yang dihasilkan dari kegiatan ini diserap oleh PTBA untuk kegiatan reklamasi. Tapi tidak hanya PTBA, terdapat beberapa perusahaan lain yang juga telah menjalin kerja sama dengan para petani tersebut. Berkat program Eco Agrotomation, perekonomian masyarakat tumbuh dan kelestarian lingkungan semakin terjaga.

Sementara itu, VP Sustainability PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Hartono mengatakan, Sharing Competency UMK melalui Sentra Ilmu Eco Agrotomation ini bertujuan untuk mempromosikan program Eco Agrotomation, membagikan kompetensi, sekaligus memotivasi masyarakat untuk turut menebar manfaat positif bagi lingkungan sekitarnya.

“Harapannya, ke depan para mitra binaan mendapatkan mindset baru sehingga nantinya bisa menciptakan manfaat dari sisi sosial dan ekonomi,” tutupnya. (Iman Santoso)

 

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Didukung Widia Ningsih, Proyek Jembatan Air Lawai Senilai Rp18 Miliar Ditarget Rampung 5 Bulan

10 April 2026 - 16:09 WIB

Dukung Gerakan Cinta Produk Narapidana, Lapas Banyuasin Ramaikan Bazar HBP ke-62

10 April 2026 - 07:47 WIB

14 Tahun Krisis Air, Warga Kenten Raya Akhirnya Melawan

9 April 2026 - 17:13 WIB

Beberapa Warga Pemilik Lahan Disekitar Jalan Tunggul Bute Diduga Menghambat Pembangunan

9 April 2026 - 14:43 WIB

Kasus Dugaan Intimidasi Wartawan, Polres OKU Selatan Periksa Pelapor

9 April 2026 - 14:31 WIB

Liga Yooscout Regional Tangerang 2026 Resmi Bergulir

8 April 2026 - 11:16 WIB

Trending di Berita Utama