Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita Utama · 12 Feb 2024 14:16 WIB ·

Tim Macan Polres Lubuklinggau Ringkus Penjaga Sekolah, Ternyata Tersandung Kasus Pedofilia


 Tim Macan Polres Lubuklinggau Ringkus Penjaga Sekolah, Ternyata Tersandung Kasus Pedofilia Perbesar

LUBUKLINGGAU jalurinformasi.com,- Dunia Pendidikan di tingkat Sekolah Dasar (SD) tercoreng oleh oknum penjaga sekolah. Dia diduga melakukan pedofilia (Cabul) terhadap dua orang korban.

Peristiwa itu terjadi Kamis, 01 Februari 2024 sekira pukul 11.00 WIB, di Pos Satpam SD di Kota Lubuk Linggau.

Tersangkanya, Les (36), Penjaga Sekolah, warga Jalan Amula Rahayu Rt 08 Kel Tanah Periuk Kec Lubuk Linggau Selatan II Kota Lubuk Linggau.

Korban dua murid SD masing-masing berinisial Inisial K, 6 Th, Pelajar, Kec.Lubuk Linggau Utara II Kota Lubuk Linggau dan Inisial A, 8 Th, Pelajar, Kec.Lubuk Linggau Selatan II Kota Lubuk Linggau.

Akibat ulah bejatnya, pelaku ditangkap Tim Macam Satreskrim Polres Lubuklinggau.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Indra Arya Yudha Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau AKP Hendrawan mengatakan, modus operandinya, pada saat Korban pulang sekolah menunggu jemputan orang tuanya, tersangka memanggil korban untuk menunggu di pos Satpam, ketika korban sudah berada di pos satpam lalu korbanpun di pangku oleh tersangka. Kemudian korban disuruh menonton film yang ada di hand phone tersangka dan saat itulah tersangka mengangkat rok korban sambil memegang kemaluan korban.

Masih dijelaskan mantan Kasat Narkoba, kronologisnya Kamis, 01 Februari 2024 sekira pukul 11.00 Wib di pos satpam, ketika korban pulang sekolah dan menunggu jemputan dari orang tuanya kemudian saat itu korban di panggil oleh tersangka untuk menunggu di pos satpam, dan ketika korban sudah berada di pos satpam lalu korbanpun di pangku oleh tersangka kemudian korban di suruh menonton film yg ada di hand phone tersangka dan saat itulah mengangkat rok korban sambil memegang alat kelamin korban
“Saat itu saksi an.Nurnangsih melihat kejadian tersebut pada saat pulang sekolah, dan esok harinya saksi bertemu dengan korban sehingga saksi menanyakan yang kemarin di lihat saksi, lalu korban menjawab bahwa dirinya telah di cabul oleh tersangka,” terangnya.
Mendengar hal tersebut kemudian saksi langsung melaporkan kepada kepala sekolah kemudian menghubungi orang tua korban, lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lubuk Linggau untuk ditindaklanjuti.

Setelah mendapatkan laporan dengan LAPORAN POLISI
LP/B-34/ II / 2024 / SPKT / Polres Lubuklinggau / Polda Sumsel, tgl 08 Februari 2024 dan dilakukan penyelidikan sudah mengantongi cukup bukti permulaan, Tim gabungan Macan Linggau Unit Pidum dan Unit PPA Sat Reskrim Polres Lubuklinggau dipimpin Kasat Reskrim AKP Hendrawan, S.H., M.H. didampingi KBO Reskrim IPTU Suroso, S.H, Kanit Pidum IPDA Suwarno dan Kanit PPA AIPTU Dibya, SH berhasil mengamankan tersangka pada Kamis, 08 Februari 2024 sekira pukul 16.00 Wib, tanpa perlawanan sedang berada di Perumahan komplek Sekolah Dasar (SD). Dari tangan tersangka, Polisi mengamankan Barang Bukti (BB) 1 (satu) Unit HP merk xiomi warna biru muda,1 (satu) Lembar baju kaos lengan panjang warna hitam bertuliskan security,1(satu) Lembar celana dasar warna coklat.
“Pasal 82 Jounto Pasal 76E UU RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun,” tegasnya. (Iman Santoso)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Skandal BNI Aek Nabara Mengguncang, Kerugian Jemaat Capai Rp28 Miliar

12 April 2026 - 05:33 WIB

Didukung Widia Ningsih, Proyek Jembatan Air Lawai Senilai Rp18 Miliar Ditarget Rampung 5 Bulan

10 April 2026 - 16:09 WIB

Dukung Gerakan Cinta Produk Narapidana, Lapas Banyuasin Ramaikan Bazar HBP ke-62

10 April 2026 - 07:47 WIB

14 Tahun Krisis Air, Warga Kenten Raya Akhirnya Melawan

9 April 2026 - 17:13 WIB

Beberapa Warga Pemilik Lahan Disekitar Jalan Tunggul Bute Diduga Menghambat Pembangunan

9 April 2026 - 14:43 WIB

Kasus Dugaan Intimidasi Wartawan, Polres OKU Selatan Periksa Pelapor

9 April 2026 - 14:31 WIB

Trending di Berita Utama